Beli Pulsa Listrik Disini

www.opulsa.com
AlexaSurfing - Free Website Traffic Exchange

Fitokimia



Buku Farmasi Kuno
Semua tumbuhan menghasilkan senyawa kimia sebagai bagian dari aktivitas metabolisme. Senyawa fitokimia ini dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
  • Metabolit primer seperti gula dan lemak yang ditemukan di seluruh jenis tumbuhan.
  • Metabolit sekunder yang tidak ditemukan di semua jenis tumbuhan, dan setiap jenis tumbuhan dapat memiliki jenis dan fungsi metabolit sekunder yang berbeda-beda.
Contoh metabolit sekunder yaitu toksin yang digunakan untuk melawan predator dan feromon yang digunakan untuk menarik perhatian serangga untuk melakukan penyerbukan. Metabolit sekunder inilah yang banyak digunakan sebagai obat-obatan pada manusia, seperti inulin dari akar dahlia sebagai media penyimpanan energi digunakan manusia untuk pengobatan ginjal; kuinina dari kina menghasilkan rasa pahit sehingga mencegah tumbuhan dimakan herbivora, pada manusia dijadikan obat malaria; dan morfin dari lateks opium merupakan pertahanan ketika biji opium yang sedang berkembang diserang, oleh manusia dijadikan bahan obat-obatan. Bahkan tumbuhan yang beracun dapat memiliki manfaat secara medis.
Tumbuhan mensintesis berbagai jenis fitokimia, namun sebagian besar merupakan turunan dari senyawa biokimia dasar:
  • Alkaloid merupakan senyawa kimia yang memiliki cincin nitrogen. Alkaloid dihasilkan dari berbagai jenis organisme dari bakteri hingga animalia. Alkaloid dapat dimurnikan dengan menggubakan ekstraksi asam-basa. Berbagai alkaloid bersifat toksik bagi organisme lain. Contoh alkaloid adalah kafein. Secara umum alkaloid memiliki rasa pahit.
  • Polifenol adalah senyawa yang mengandung cincin fenol. Contoh polifenol yaitu antosianin yang memberi warna ungu pada anggur, tannin yang memberi rasa pada teh, dan isoflavon dari kedelai.
  • Glikosida adalah molekul gula yang terikat dengan substansi non-karbohidrat, biasanya senyawa organik. Glikosida berperan sebagai media penyimpanan energi pada tumbuhan dan dapat diaktifkan melalui hidrolisis oleh enzim yang melepaskan rantai gula dari glikosida sehingga dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan.
  • Terpena adalah senyawa organik yang umumnya dihasilkan oleh konifer. Terpena memiliki aroma yang kuat dan berfungi melindungi konifer dari serangan serangga. Terpena ada pada resin atau getah konifer. Oleh manusia, terpena digunakan sebagai parfum, pemberi rasa pada makanan, dan aromaterapi.

Popular Posts Minggu Ini